Banyak makna-makna penting di dalam kalimat Bahasa Inggris seringkali menggunakan bentuk frase kata kerja. Sebagai contohnya di dalam kalimat tanya, negative, waktu, menyatakan kemungkinan, kesediaan, dll. Namun kata kerja di dalam bahasa Inggris tidak memiliki banyak bentuk yang berbeda, maksimal ada 5 bentuk (kecuali to be) seperti contohnya do, does, doing, done, did. Sehingga untuk mengungkapkan ekspresi makna-makna tertentu, sejumlah tambahan kata kerja ditambahkan ke dalam kata kerja yang lain. Ada 2 kelompok auxiliary verb
A. Be, do, dan have
Be ditambahkan ke dalam kata kerja yang lain untuk membentuk kalimat progressive (continous) dan pasif. Contohnya:
- Is it raining?
- She was imprisoned for three years.
Do digunakan untuk kalimat tanya, negative, dan empatik dari non-auxiliary verbs. Contohnya:
- Do you smoke?
- It didn’t matter
- Do come in
Have digunakan untuk membentuk kalimat perfect. Contohnya:
- What have you done?
- I realized that I hadn’t turned the lights off
B. Modal Auxiliary Verb
Kata kerja will, shall, would, should, can, could, may, might, must dan ought biasanya disebut ‘modal auxiliary verbs’. Mereka digunakan dengan kata kerja yang lain yang membentuk makna yang berbeda, kebanyakan berkaitan dengan tingkat kepastian dan kewajiban. Modal Auxiliary verbs ini akan kita bahas dikesempatan berikutnya.
Kata kerja lain (misalnya seem)yang digunakan dalam struktur verb + verb biasanya tidak dimasukkan kedalam kelompok auxiliary verb. Hal yang membedakannya adalah secara grammar. Dalam struktur auxiliary verb, pertanyaan dibentuk dengan hanya mengubah urutan auxiliary verb dan subjek dari kalimat tersebut, sementara pada struktur verb + verb auxiliary verb do harus ditambahkan pada kata kerja pertama. Kalimat negative pun dibentuk secara berbeda pula. Contohnya:
- She ought to understand
Ought she to understand?
- She seems to understand
Does she seem to understand?
- He is swimming
He is not swimming
- He likes swimming
He doesn’t like swimming.